Penuduh Habib Rizieq tidak toleran biasanya cuma gunakan nama samaran



Tuduhan kepada imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq sebagai orang yang intoleran dinilai mengada-ada. Tuduhan yang disasar ke Habib Rizieq dicurigai memiliki motif tertentu.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, selama ini Habib Rizieq selalu berani mempertanggungjawabkan sikap dan pendiriannya. Dia mencontohkan, dalam menjalani proses hukum dia selalu bersikap kooperatif.

"Sementara yang menuduh tidak toleran tidak kelihatan. Hanya ramai pakai nama samaran," ujar Fahri dalam akun Twitter @Fahrihamzah, Selasa (17/1/2017).

Melansir Sindonews.com bahkan, kata dia Habib Rizieq pernah mengungkapkan ceramahnya di depan para pejabat negara. Dia menyebutkan beberapa pejabat negara yang hadir pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Panglima TNI dan Kapolri.

"Hari itu, Habib Rizieq Shihab bersama jutaan massa. Dia memberi khotbah Jumat. Di antara jamaah ada Jokowi dan JK," ucapnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengungkapkan, pada kesempatan itu para pejabat negara yang hadir, baik Jokowi maupun JK, Panglima TNI dan Kapolri tidak membantah yang dikemukakan Habib Rizieq.

"Apa bisa kita lompat menuduh orang yang bicara di depan kepala negara sebagai tidak toleran?" tuturnya. (wawker.com)

0 Response to "Penuduh Habib Rizieq tidak toleran biasanya cuma gunakan nama samaran"

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.